Jumat, 03 Februari 2017

INFO HAJI, KABAR GEMBIRA !!

Info Haji :

Ass wr wb, buat saudaraku yg sdh daftar akan naik haji coba dicek no porsinya, jadwalnya thn berapa berangkatnya .....

Alhamdulillahirabilalamiin

Ini ada info yg sdh daftar haji mungkin bermanfaat

Hasil pertemuan Menteri Agama RI  dg Raja Saudi (Raja Salman)

-Mengingat bahwa jumlah masyarakat muslim Indonesia adalah terbesar di dunia (mencapai sktr 50%)

-Juga dikarenakan antrian jemaah haji Indonesia sudah mencapai 25 thn an

-Juga dikarenakan pengelolaan haji Indonesia yang paling terurus dan teratur
Maka,

-Raja Salman memohon maaf kepada seluruh masyarakat muslim Indonesia karena merasa bahwa Beliau sudah mendzolimi masyarakat muslim Indonesia.

-Kemudian Beliau memerintahkan kepada Kementrian Haji Arab Saudi untuk mulai tahun 2017 yang akan datang agar menambahkan kuota haji Indonesia 100.000/tahun hingga antrian tersebut habis...

Dan selanjutnya Indonesia akan diberi kuota sekitar 30-40% dari kapasitas haji yang sekitar 3-4jt jemaah per musim haji (kuota Indonesia menjadi sktr 1-1,25jt) dengan membatasi kuota untuk negara arab lainnya (selama ini tidak dibatasi).

Informasi dari Sekretaris Raja Salman
Di telivisi sudah ada info dari kementrian agama.....insylh tahun depan ditambah kuotanya...
Sebetulnya tahun ini sudah ada..tapi pemerintah saudi menyampaikannya saat jamaah sudah mulai diberangkatkan..jadi terlalu mepet persiapannya..
Jadi insylh tahun depan..
Semoga Allah mudahkan niat seluruhnya untuk sampai ke tanah suci.
dan semoga berita tsb bisa terwujud mengingat waiting list haji sdh belasan tahun lamanya.... Aamiin....

Di share dr group HPAI

Smg bermanfaat Nomor Porsi Haji Reguler  Tahun 2016 s/d Tahun 2030

Tahun Keberangkatan 2016, No Porsi 1300368647 - 1300395789t
Tahun Keberangkatan 2017, No Porsi 1300395790 - 1300422932
Tahun Keberangkatan 2018, No Porsi 1300422933 - 1300450075
Tahun Keberangkatan 2019, No Porsi 1300450076 - 1300477218
Tahun Keberangkatan 2020, No Porsi 1300477219 - 1300504361
Tahun Keberangkatan 2021, No Porsi 1300504362 - 1300531504
Tahun Keberangkatan 2022, No Porsi 1300531505 - 1300558647
Tahun Keberangkatan 2023, No Porsi 1300558648 - 1300585790
Tahun Keberangkatan 2024, No Porsi 1300585791 - 1300612933
Tahun Keberangkatan 2025, No Porsi 1300612934 - 1300640076
Tahun Keberangkatan 2026, No Porsi 1300640077 - 1300667219
Tahun Keberangkatan 2027, No Porsi 1300667220 - 1300694362
Tahun Keberangkatan 2028, No Porsi 1300694363 - 1300721505
Tahun Keberangkatan 2029, No Porsi 1300721506 - 1300748648
Tahun Keberangkatan 2030, No Porsi 1300748649 - 1300775791



Mohon konfirmasi, share dari dan untuk kerabat. 🙏
bisa juga di lihat di alamat www.kemenag.go.id
masukin no porsi nya....klik cari...insyaa Allah kelihatan deh thn berangkat nya

Barakallah fiikum

بَارَكَ اللَّهُ فِيْك

وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Wassalamualaikum wr. wb

Kamis, 02 Februari 2017

⚡CARA MENGATASI HP YG HILANG ATAU DI CURI !!

⚡Dari Dosen
STT TELKOM

(Cara amankan data rahasia yg ada di dalamnya)

⚡Tahukah anda bahwa setiap Hp memiliki 15 digit serial number yang unique (IMEI),
artinya : tidak mungkin sama dengan Hp lainya.

Untuk mengetahui nomor ini, pencet di Hp Anda tekan :
* # 0 6 #
Lalu tekan : tanda panah (arrow) atau OK..!!
Selanjutnya : Pada layar akan tampil 15 digit kode.

Catat nomor ini dan simpan di tempat yang aman.

Jangan simpan di dompet, lebih baik ditinggalkan di rumah atau kantor, yang kira2 menurut Anda aman.

Apabila Hp anda dicuri, hubungi operator kartu SIM Anda dan beritahukan kode ini, maka mereka akan dapat melakukan blocking pada Hp tsb,
sehingga Hp tersebut tidak dapat digunakan sama sekali walaupun ditukar kartunya karena yang di block adalah Hp nya dan bukan nomor panggilan Hp.

Kemungkinan besar memang Hp anda tidak akan kembali lagi….

Namun paling tidak orang jahat juga sama sekali tidak bisa menggunakannya (biar nggak keenakan……. ).
Sehingga kalau semua (atau sebagian besar) HP~HP yang dicuri tidak bisa berfungsi, maka dipasaran Hp tsb tidak bisa di jual, dan diharapkan trend pencurian Hp sudah nggak mode lagi…

⚡TOLONG DISEBARLUASKAN..!!!
Semoga bermanfaat..

Rabu, 01 Februari 2017

LITERASI PRODUKTIF

Oleh:
IDRIS APANDI

Sejak diluncurkan tahun 2015, gaung gerakan literasi semakin menyebar ke seluruh penjuru negeri. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan daya saing bangsa dalam menyongsong generasi emas 2045. Walau disadari langkah ini terlambat, karena di negara-negara maju, literasi adalah hal yang sudah  tidak asing lagi, tetapi sebuah pepatah bijak mengatakan lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.

Secara sederhana literasi banyak diartikan sebagai keberaksaraan atau melek membaca dan menulis. Dalam perkembangannya, literasi bukan hanya mencakup baca tulis saja, tetapi juga dalam bidang yang lain seperti teknologi, informasi, komunikasi, media, sains, ekonomi, keuangan, pajak, hukum, lingkungan, dan sebagainya. 

Ketika seseorang mengetahui tentang banyak hal dalam sebuah bidang tertentu, bisa dikatakan dia menjadi sosok yang literat. Membaca merupakan hal yang mutlak diperlukan untuk mewujudkan sosok yang literat. Membaca harus dijadikan sebagai kebutuhan, kebiasaan, bahkan sebagai gaya hidup. 

Indonesia masih kedodoran dalam hal minat baca. Hasil studi UNESCO tahun 2012 menyebutkan bahwa minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,001. Artinya, hanya 1 dari 1000 orang yang memiliki minat baca. Selebihnya, belum memiliki minat baca, dalam artian membaca buku atau bahan cetak. Kantor perpustakaan nasional mencatat 90 persen penduduk usia di atas 10 tahun gemar menonton televisi, tapi tidak suka membaca buku.

Seiring dengan perkembangan gerakan literasi, maka saat ini dikenal yang disebut literasi produktif. Sejauh ini, belum ada pengertian yang baku tentang literasi produktif, tetapi secara umum literasi produktif diartikan sebagai aktivitas membaca untuk menghasilkan sebuah tulisan. Dengan kata lain, berbagai sumber bacaan yang telah dibaca menghasilkan tulisan baru. Untuk bisa menulis, syarat pertama dan sangat penting harus mau membaca. Bagaimana bisa menulis kalau malas membaca? Dari membaca bisa muncul inspirasi, ide, atau gagasan yang bisa ditulis. 

Di sekolah, literasi produktif mendorong guru dan siswa untuk menghasilkan karya atau kreativitas baru sebagai buah dari membaca. Dalam menumbuhkan minat baca, siswa diminta membaca buku non pelajaran 15 menit sebelum pembelajaran dimulai dan pohon literasi, yaitu semacam gambar pohon yang daun-daunnya adalah judul-judul buku yang telah dibaca oleh siswa. 

Seorang guru kelas yang kreatif memanfaatkan dinding kelas untuk menggambar pohon literasi. Anak-anak yang telah membaca buku, tinggal menempelkan “daun-daun” ke ranting-ranting pohon. Selain itu, siswa diminta untuk melakukan kajian buku dan menuliskan hasilnya, lalu dipresentasikan di depan kelas.

Seorang guru kimia yang kreatif, menugaskan siswanya untuk menghapal dan mendeskripsikan nama-nama unsur kimia melalui sebuah puisi, kemudian disusun menjadi sebuah buku. Melalui buku tersebut, siswa dapat belajar kimia secara menyenangkan karena tidak serasa belajar kimia sebagai mata pelajaran yang membosankan dan ribet, tetapi belajar kimia “rasa sastra.” Hal ini bisa juga disebut sebagai literasi produktif.

Ada juga guru yang melakukan literasi produktif berbasis IT dengan cara membuat berbagai aplikasi atau software. Apalagi di jaman modern saat ini, manusia tidak dapat dipisahkan dengan perangkat IT. Aplikasi atau software tersebut tentunya dibuat berdasarkan hasil membaca,  menganalisis, mengkaji terhadap perkembangan dan kebutuhan zaman.

Literasi produktif juga dapat dilakukan dengan banyak membaca buku, jurnal, atau sumber lain yang bermanfaat. Jumlahnya dari waktu ke waktu semakin bertambah. Intinya, dengan semakin banyak membaca, maka pengetahuannya semakin bertambah pula dan karya tulisnya pun diharapkan bertambah. Bagi sebagian besar orang, membaca merupakan pekerjaan yang membosankan bahkan membuat mata jadi ngantuk, tetapi bagi yang memang hobi membaca, hal tersebut menjadi sangat menyenangkan. Baginya, membaca adalah sebuah “petualangan akademik” untuk memberikan gizi terhadap otaknya.

Walau demikian, ketika ingin membaca, harus hati-hati dan selektif, karena saat ini banyak sekali beredar berita-berita hoax di media sosial, yang tujuannya untuk memprovokasi, memfitnah dan mengadu domba. Oleh karena itu, kita pun harus menjadi pembaca yang literat, jangan asal baca atau sebar berita, hal tersebut bisa terkena kasus pidana. Sudah cukup banyak contoh orang yang harus berurusan dengan polisi karena menyebar berita hoax, menghina, atau mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas di media sosial.

Penulis, Pegiat pada Komunitas Pegiat Literasi Jabar (KPLJ).

" ILMU IKHLAS "

(jebule yo angel tenan...yo)
 
Ono wong tani sowan nang omahe Kyai nggowo telo panenane .. Jenenge Paijo..

Paijo : Assalamu'alaikum...!

Kyai : wa'alaikum salam.., monggo pinarak Jo ..

Paijo : njih mbah Kyai' , niki kulo betak-aken telo hasil bumi kulo, namung telo mawon..

Kyai : yo Jo ,kono lebokno nèng mburi..

Bareng wis rodo suwé njagong akhire Paijo pamitan arep mulih..

Paijo : kulo pamit mantuk rumiyen mbah Kyai..

Kyai : iyo jo, kae wedus cancangan neng mburi gawanen mulih yo..

Paijo : lho.., mboten mbah Kyai, kulo mriki mboten ajeng nyuwun nopo-nopo"..

Kyai : ora Jo, kuwi rezekimu, aku wis mbok gawakno telo, kowe mulih yo kudu tak gawani, anane mung wedus kuwi..lha gawanen..

Paijo : njih nek ngoten mbah Kyai.., matur sembah nuwun..

Paijo bali mulih nuntun wedus , neng dalan ketemu  Paidi..

Paidi : wedus ko endi kuwi Jo..?

Paijo : ko nggone mbah kyai Di..

Paidi : kok iso ceritane piye..opo awakmu saiki kulak'an wedus..

Paijo : ngene ceritane..aku sowan nenggoné mbah Kyai karo nggowo telo...bareng arep bali mulih aku di paringi wedus karo mbah Kyai..

Neng jero atine Paidi ngomong: "Paijo nggowo telo wae di ijoli wedus, opo maneh nek aku gowo wedus mrono lak malah di ijoli sapi" (otak bisnise Paidi metu)

Sesuk'e Paidi sowan nang daleme mbah Kyai karo nuntun wedus..

Paidi : Assalamu'alaikum...!

Kyai  : Wa'alaikum salam Di.., monggo pinarak, kowe kok mrene nggowo wedus arep mbok apakno Di..??

Paidi : niki shodaqoh kulo Kyai , kulo ikhlas ......saestu kulo ikhlas

Kyai : Oo.. iyo Di.. matur nuwun, kono cancang neng mburi di..

Paidi : _njih Kyai ......

Bar njagong lan ngobrol ngalor ngidul akhire Paidi arep pamitan bali mulih.

Paidi : kulo ajeng pamit mantuk riyin Kyai.....

Kyai : iyo Di.., ati2 yo..

Paidi : (karo lingak-linguk matur karo mbah Kyai) :
"wingi Paijo mriki .......mantuk njenengan betani mendo (wedus) Kyai ....., kulo nggih purun di nèk dibetani olèh2.

Kyai : Owalah ,, ngono to Di..,, yo kuwi .....ono telo oleh2e Paijo wingi ......lha gawanen gawe oleh-oleh".

Paidi bali mulih karo nggowo telo..
Glodak.., gulung" salto mengarep memburi..(kenyataan tak sesuai harapan)

Akhire Paidi bali mulih ..........
Turut dalan bengok2 :
Om Telo Om... Om Telo Om........
Begitulah,mari kit ambil ibroh cerita di atas...
Kita tidak boleh iri dg Rizki orang lain
Kita bisa melakukan apa yg orang lain lakukan tapi Rizki Allohlah yg menentukan....
Kita gak boleh tomak...

NGOPI.....Rumiyiiiin

KOPI  iku tegese (Kopyor Pikirane),
mulo kopi iku rasane Pait.
Nanging sak pait-paite kopi.. isih iso digawe
LEGI ( Legowo ning ati ) / berlapang dada hatinya
Carane kudu ditambahi GULO  (Gulangane Roso)/ Mengelola perasaan baik
 Sing asale soko
TEBU (anteb ning kalbu) / mantab hatinya
 Banjur diwadahi
CANGKIR  (Nyancangne piKIR). Menguatkan pikiran
Trus di siram
WEDANG (wejangan sing marahi padang) / Nasehat yg menentramkan hati
ojo lali di UDHEG
(Usahane ojo nganti  mandeg )/Usaha jangan sampai berhenti
Anggone  ngudheg nganggo SENDOK" ( Sendhekno marang sing nduwe kautaman)/ Pasrahkan pada Yang Maha Kuasa
Dienteni ben rodo
ADEM ( Ati digowo lerem ) / Hati jadi tenang
Bar kui diombe
SERUPUT  (Sedoyo Rubedo bakal luput) / Semua godaan akan terhindar

Meniko falsafahipun KOPI _Sugeng dalu
Ngopi riyen monggo

Senin, 30 Januari 2017

Rencana Aksi dan Kegiatan Ormas Islam tanggal 11,12,15 Februari 2017.

Ijin Melaporkan :

Perkembangan situasi menjelang aksi Super Super Damai Aksi bela Agama, Aksi Bela Ulama yang akan dilaksanakan pada Hari Sabtu 11 Februari 2017, Hari Minggu Tanggal 12 Februari 2017, dan Rabu 15 Februari 2017 Ada bahan Keterangan yang diperoleh adalah sebagai berikut :

a.  Tokoh-Tokoh, Habaib, ulama yang akan ikut dalam aksi antara lain:
1) Habib Rizieq Syihab.
2) Bachtiar Nasir
3) Zaitun Rasmin
4) Ustadz Al khatat
5) KH Fakhrurozi
6) Habib Muchsin Alatas
7) Sobri Lubis
8) Bernard Abdul Jabar
9) Habib Fachri Jamalulail
10) Munarman SH
11) Misbahul Anam
12) Jafar Sodik
13) Maman Suryadi abdurahman
14) Habib Novel
15) KH Cecep
16) Alfian Tanjung
17) Ismail Yusanto
18) Abu Jibril
19) Muhammad Subhan
20) Dahniel
21) Bustomi
22) Fachri Hamzah
23) Amin Rais

b. Ormas-Ormas, Pok Mahasiswa, Majelis ta'lim, Jawara, OKP antara lain :

1) GNPF (Gerakan Nasional Pengawal Fatwa) pimp. Bachtiar Nasir
2) FPI (Front Pembela Islam) pimp Habieb Rizieq Syihab
3) DPP FPI
4) DPW FPI Jakut, Jaktim, Jaksel,  Jakpus, Jakbar,  Bekasi
5) Perwakilan DPC FPI
6) Laskar FPI Pimp Panglima FPI Sdr. Maman Suryadi
7) GMJ(Gerakan Muslim Jakarta) Pimp KH. Fakhrurozi
8) FUI (Forum Umat Islam) Pimp Muhammad Al Khatat
9) HTI pimp Ismail Yusanto
10) Pemuda Muhammadiyah Pimp Dahnil
11) Taruna Muslim Pimp Alfian Tanjung.
12) MMI (Majelis Mujahidin Indonesia) Pimp Abu Jibril
13) Hasmi (Harakah Suniyah Muslim Indonesia)
14) FBR (Forum Betawi Rempug).
15) Laskar Betawi Pimp Bustomi
16) PB HMI (Himpunan Mahasiswa Islam)
17) Yayasan Az- Zikra.
18) Jampang Surade.
19) Majelis-Majelis Taklim.
20) Al-Utsmaniyah Pimp Dian Hidayat.SE
21) GARIS (Gerakan Reformis Islam) Pimp KH.Cecep
22) API (Aliansi Pergerakan Islam) Pimp Asep syarifudin
23) PETA (Pembela Tanah Air)
24) Jawara Gabus Pimp Samin Sada
25) RPKAD (Resimen Penjaga Kemurnian Akidah Dan Daulat)
26) FSI (Forum Syuhada Indonesia) Pimp Diko Nugraha
27) Laskar Merah Putih Pimp Adek Manurung.
28) Asyafiah
29) Forkabi (Forum Komunikasi Anak Betawi)
30) DDI (Dewan Dakwah Islam)
31) GEMA Pembebasan Pimp Ricky Fattamazaya.
32) HAMMAS
33) SIGABAH JAWARA
34) Al Mahbubin kemayoran
35) Front Mahasiswa Islam Pimp Habib Alwi
36) Mahasiswa Al Irsyad
37) Front Santri indonesia
38) Pemuda Melayu
38) DDI (Dewan Dakwah Islam)
39) Pondok Pesantren Persatuan Islam (PERSIS), No.275, Bambu Apus, Cipayung.

c. Konsolidasi-konsolidasi Dilaksanakan di Daerah antara lain :
1) Bekasi
2) Bogor
3) Banten
4) Aceh
5) Bandung
6) Cianjur
7) Solo
8) Jogja
9) Kalimantan timur
10) Surabaya
11) Madura
12) Purwakarta
13) Surakarta
14) Lombok tengah
15) Padang, Bukittinggi.

2. Adapun Setting aksi Kegiatan serta aspirasi yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut:
a.  Tanggal 11 Februari 2017 massa FPI akan turun kejalan,  Ummat Islam siap banjiri Sudirman-Thamrin. Tuntutan MENEGAKKAN SURAH AL-MAIDAH Ayat 51, membentangkan spanduk besar yang bertuliskan: "UMMAT MUSLIM WAJIB MEMILIH PEMIMPIN MUSLIM & UMMAT MUSLIM HARAM MEMILIH PEMIMPIN NON MUSLIM (KAFIR)". Start di MONAS lalu longmarch ke jalan Sudirman-Thamrin.

b. Tanggal 12 Februari 2017 Ummat Islam WAJIB hadir Sholat Subuh Gabungan di Masjid Istiqlal (04.00 s/d selesai) akan dihadiri 12.000 pengkhatam Al-Qur'an dan dihari itu juga para pengkhatam Al-Qur'an mengkhatamkan dari juz 1 - juz 30, jadi dalam sehari itu kita khatamkan Al-Qur'an 12.000x.

c. Tanggal 15 Februari 2017 (Pilkada 2017) Ummat Islam WAJIB untuk Sholat Subuh di Masjid & Mushola sampai Imam Masjid mengatakan "mari satu jam lagi kita penuhi TPS untuk memilih pemimpin muslim".

*II. Catatan :*hb

1. Rencana aksi yang akan dilaksanakan bertujuan agar masyarakat  mentaati perintah Allah, yang tertulis dalam Surat AlMaidah 51 " memilih Pemimpin Jakarta yang sesuai dengan Ajaran Islam, seperti yang tercantum dalam Kitab Sucinya.

Infokan ke Sodara/Sodari kita yang lain.

SEJARAH NU

Oleh : Habib Lutfi bin Yahya Pekalongan

PAHAMILAH SEJARAH NAHDLATUL ULAMA (NU)

Edisi Spesial Memperingati Harlah NU

Ulama-ulama Indonesia di Haromain: Embrio NU di Indonesia

Banyak di antara kita yang kepaten obor, kehilangan sejarah, terutama generasi-generasi muda. Hal itupun tidak bisa disalahkan, sebab orang tua-orang tua kita, -sebagian jarang memberi tahu apa dan bagaimana sebenarnya Nahdlitul Ulama itu.

Karena pengertian-pengertian mulai dari sejarah bagaimana berdirinya NU, bagaimana perjuangan-perjuangan yang telah dilakukan NU, bagaimana asal-usul atau awal mulanya KH. Hasyim Asy’ari mendirikan NU dan mengapa Ahlussunah wal Jama’ah harus diberi wadah di Indonesia ini.

Dibentuknya NU sebagai wadah Ahlussunah wal Jama’ah bukan semata-mata KH. Hasyim Asy’ari ingin berinovasi, tapi memang kondisi pada waktu itu sudah sampai pada kondisi dhoruri, wajib mendirikan sebuah wadah. Kesimpulan bahwa membentuk sebuah wadah Ahlussunah wal Jama’ah di Indonesia menjadi satu keharusan, merupakan buah dari pengalaman ulama-ulama Ahlussunah wal Jama’ah, terutama pada rentang waktu pada tahun 1200 H sampai 1350 H.

Pada kurun itu ulama Indonesia sangat mewarnai dan perannya dalam menyemarakkan kegiatan ilmiyah di Masjidil Haram tidak kecil. Misal diantaranya ada seorang ulama yang sangat terkenal, tidak satupun muridnya yang tidak menjadi ulama terkenal, ulama-ulama yang sangat tabahur fi ‘ilmi Syari’ah fi thoriqoh wa fi ‘ilmi tasawuf, ilmunya sangat melaut luas dalam syari’ah, thoriqoh dan ilmu tasawuf. Diantaranya dari Sambas, Ahmad bin Abdus Shamad Sambas. Murid-murid beliau banyak yang menjadi ulama-ulama besar seperti Kiyai Tholhah Gunungjati Cirebon.

Kiyai Tholhah ini adalah kakek dari Kiyai Syarif Wonopringgo, Pekalongan. Muridnya yang lain, Kiyai Syarifudin bin Kiyai Zaenal Abidin bin Kiyai Muhammad Tholhah. Beliau diberi umur panjang, usianya seratus tahun lebih. Adik seperguruan beliau diantaranya Kiyai Ahmad Kholil Bangkalan. Kiyai Kholil lahir pada tahun 1227 H. Dan diantaranya murid-murid Syekh Ahmad Sambas yaitu Syekh Abdul Qodir al-Bantani, yang menurunkan anak murid, yaitu Syekh Abdul Aziz Cibeber dan Kiyai Asnawi Banten.

Ulama lain yang sangat terkenal sebagai ulama ternama di Masjidil Harom adalah Kiyai Nawawi al-Bantani. Beliau lahir pada tahun 1230 H dan meninggal pada tahun 1310 H bertepatan dengan meninggalnya mufti besar Sayyid Ahmad Zaini Dahlan. Ulama Indonesia yang lainnya yang berkiprah di Masjidil Harom adalah Sayyid Ahmad an-Nahrowi al-Banyumasi. Beliau diberi umur panjang, beliau meninggal pada usia 125.

Tidak satupun pengarang kitab di Haromain; Mekah-Madinah, terutama ulama-ulama yang berasal dari Indonesia yang berani mencetak kitabnya sebelum ada pengesahan dari Sayyid Ahmad an-Nahrowi al-Banyumasi.

Syekh Abdul Qadir al-Bantani murid lain Syekh Ahmad bin Abdus Shamad Sambas, yang mempunyai murid Kiyai Abdul Lathif Cibeber dan Kiyai Asnawi Banten. Adapun ulama-alama yang lain yang ilmunya luar biasa adalah Sayyidi Syekh Ubaidillah Surabaya. Beliau melahirkan ulama yang luar biasa yaitu Kiyai Abu Ubaidah Giren Talang Tegal (Ponpes Attauhidiyyah), terkenal sebagai Imam Asy’ari-nya Indonesia. Dan melahirkan seorang ulama auliya besar, Sayyidi Syekh Muhammad Ilyas Sukaraja. Guru dari guru saya Sayyidi Syekh Muhammad Abdul Malik.

Yang mengajak Syekh Muhammad Ilyas muqim di Haromain yang mengajak adalah Kiyai Abu Ubaidah tersebut, di Jabal Abil Gubai, di Syekh Sulaiman Zuhdi. Diantara murid-muridnya lagi di Mekah adalah Sayyidi Syekh Abdullah Tegal. Lalu Sayyidi Syekh Abdullah Wahab Rohan Medan, Sayyidi Syekh Abdullah Batangpau, Sayyidi Syekh Muhammad Ilyas Sukaraja, Sayyidi Syekh Abdul Aziz bin Abdush Shamad al-Bimawi, dan Sayyidi Syekh Abdullah dan Sayyidi Syekh Abdul Manan, tokoh pendiri Termas sebelum Kiyai Mahfudz dan sebelum Kiyai Dimyati.

Di jaman Sayyidi Syekh Ahmad Khatib Sambas ataupun Sayyidi Syekh Sulaiman Zuhdi, murid yang terakhir adalah Sayyidi Syekh Ahmad Abdul Hadi Giri Kusumo daerah Mranggen.

Inilah ulama-ulama indonesia di antara tahun 1200 H sampai tahun 1350. Termasuk Syekh Baqir Zaenal Abidin Jogja, Kiyai Idris Jamsaren, dan banyak tokoh-tokoh pada waktu itu yang di Haromain.

Seharusnya kita bangga dari warga keturunan bangsa kita cukup mewarnai di Haromain, beliau-beliau memegang peranan yang luar biasa. Salah satunya guru saya sendiri Sayyidi Syekh Abdul Malik yang pernah tinggal di Haromain dan mengajar di Masjidil Haram khusus ilmu tafsir dan hadits selama 35 tahun. Beliau adalah muridnya Syekh Mahfudz at-Turmudzi.

Mengapa saya ceritakan yang demikian, kita harus mengenal ulama-ulama kita dahulu yang menjadi mata rantai berdirinya NU. Kalau dalam hadits itu betul-betul tahu sanadnya, bukan hanya katanya-katanya saja. Jadi kita harus tahu dari mana saja ajaran Ahlussunah wal Jama’ah yang diambil oleh Syekh KH. Hasyim Asy’ari.

Bukan sembarang orang tapi yang benar-benar orang-orang tabahur ilmunya, dan mempunyai maqomah, kedudukan yang luar biasa. Namun sayang peran penting ulama-ulama Ahlussunah wal Jama’ah di Haromain pada masa itu (pada saat Syarif Husein berkuasa di Hijaz), khususunya ulama yang dari Indonesia tidak mempunyai wadah. Kemudian hal itu di pikirkan oleh KH. Hasyim Asy’ari disamping mempunyai latar belakang dan alasan lain yang sangat kuat sekali.

Menjelang berdirinya NU beberapa ulama besar kumpul di Masjidil Harom, -ini sudah tidak tertulis dan harus dicari lagi narasumber-narasumbernya. Beliau-beliau menyimpulkan sudah sangat mendesak berdirinya wadah bagi tumbuh kembang dan terjaganya ajaran Ahlussunah wal Jama’ah. Akhirnya diistikhorohi oleh para ulama-ulama Haromain, lalu mengutus KH. Hasyim Asy’ari untuk pulang ke Indonesia agar menemui dua orang di Indonesia. Kalau dua orang ini mengiakan jalan terus, kalau tidak jangan diteruskan. Dua orang tersebut yang pertama Habib Hasyim bin Umar bin Thoha bin Yahya Pekalongan, yang satunya lagi Mbah Kholil Bangkalan.

Oleh sebab itu tidak heran jika Mukatamar NU yang ke-5 dilaksanakan di Pekalongan tahun 1930 M untuk menghormati Habib Hasyim yang wafat pada itu. Itu suatu penghormatan yang luar biasa. Tidak heran kalau di Pekalongan sampai dua kali menjadi tuan rumah Muktamar Thoriqoh.

Tidak heran karena sudah dari sananya, kok tahu ini semua sumbernya dari mana? Dari seorang yang sholeh, Kiyai Irfan. Suatu ketika saya duduk-duduk dengan Kiyai Irfan, Kiyai Abdul Fatah dan Kiyai Abdul Hadi. Kiyai Irfan bertanya pada saya: “Kamu ini siapanya Habib Hasyim?”. Yang menjawab pertanyaan itu adalah Kiai Abdul Fatah dan Kiai Abdul Hadi: “Ini cucunya Habib Hasyim Yai”.

Akhirnya saya diberi wasiat: “Mumpung saya masih hidup tolong catat sejarah ini. Mbah Kiyai Hasyim Asy’ari datang ke tempatnya Mbah Kiyai Yasin, Kiyai Sanusi ikut serta pada waktu itu. Di situ diiringi oleh Kiyai Asnawi Kudus, terus diantar datang ke Pekalongan. Lalu bersama Kiyai Irfan datang ke kediamannya Habib Hasyim. Begitu KH. Hasyim Asy’ari duduk, Habib Hasyim langsung berkata: “Kyai Hasyim Asy’ari, silakan laksanakan niatmu kalau mau membentuk wadah Ahlussunah wal Jama’ah. Saya rela tapi tolong saya jangan ditulis.”

Itu wasiat Habib Hasyim, terus Kiyai Hasyim Asy’ari merasa lega dan puas. Kemudin Kiyai Hasyim Asy’ari menuju ke tempatnya Mbah Kiyai Kholil Bangkalan. Kemudian Mbah Kiyai Kholil bilang sama Kiyai Hasyim Asyari: “Laksanakan apa niatmu saya ridho seperti ridhonya Habib Hasyim tapi saya juga minta tolong nama saya jangan ditulis.”

Kata Kiyai Hasyim Asy’ari ini bagaimana Kiyai, kok tidak mau ditulis semua. Terus Mbah Kiyai Kholil menjawab: “Kalau mau tulis silakan tapi sedikit saja.” Itu tawadhu’nya Mbah Kiyai Ahmad Kholil Bangkalan. Dan ternyata sejarah tersebut juga dicatat oleh Gus Dur.

Inilah sedikit perjalanan Nahdlatul Ulama (NU). Inilah perjuangan pendiri Nahdlatul Ulama. Para pendirinya merupakan tokoh-tokoh ulama yang luar biasa. Makanya hal-hal yang demikian itu tolong ditulis. Agar anak-anak kita itu tidak terpengaruh oleh yang tidak-tidak, sebab mereka tidak mengetahui sejarah. Anak-anak kita saat ini banyak yang tidak tahu, apa sih NU itu? Apa sih Ahlussunah wal Jama’ah itu? Lha ini permasalahan kita.

Upaya pengenalan itu yang paling mudah dilakukan adalah dengan memasang foto-foto para pendiri NU, khususnya foto Hadhratus Syekh KH. Hasyim Asy’ari.

(Disampaikan oleh Maulana al-Habib Luthfi bin Yahya pada Harlah NU di Kota Pekalongan tahun 2010)